Konten Usu

Konten Web USU

Konten Usu

Konten Web USU

/ Preview 50292 Masuk

Dosen Tamu FKG USU Bahas Potensi Aloe Vera sebagai Agen Pemutih Gigi Alami

dosen-tamu-fkg-usu-bahas-potensi-aloe-vera-sebagai-agen-pemutih-gigi-alami
Fakultas Kedokteran Gigi | 11 Desember 2024
Kategori: 
Berita

FKG USU kembali melaksanakan kegiatan akademik berbasis inovasi melalui program Dosen Tamu, yang kali ini menghadirkan Dr. drg. Yuli Nugraeni, Sp.KG, dosen sekaligus peneliti dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya. Dalam kuliah tamunya, Dr. Yuli mengangkat tema menarik bertajuk “Potensi Asam Maleat dari Aloe Vera untuk Pemutihan Gigi”, yang sukses mencuri perhatian mahasiswa dan staf pengajar FKG USU.

 

Kegiatan ini digelar di ruang kelas Gedung B FKG USU dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Tanpa seremoni pembukaan formal, kegiatan berlangsung secara sederhana namun bermakna, langsung masuk pada substansi materi ilmiah yang disampaikan.

 

Dalam presentasinya, Dr. Yuli memaparkan hasil kajiannya terkait kandungan asam maleat dalam tanaman Aloe vera, yang menunjukkan potensi besar sebagai agen pemutih gigi alami. Penelitian ini menjadi terobosan penting dalam dunia kedokteran gigi estetik, mengingat tren global yang semakin menekankan pada bahan alami, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

 

“Penggunaan aloe vera, khususnya kandungan asam maleatnya, bisa menjadi alternatif alami yang menjanjikan dibandingkan bahan kimia pemutih konvensional,” ungkap Dr. Yuli.

 

Beliau menambahkan bahwa hasil laboratorium menunjukkan efektivitas asam maleat dalam mengangkat noda eksternal pada permukaan gigi, tanpa mengganggu struktur email gigi.

 

Acara ini dipandu oleh drg. Nevi Yanti, Sp.KG. Subsp.KE(K), M.Kes. sebagai moderator. Dengan pengalamannya di bidang konservasi gigi, drg. Nevi turut memperdalam diskusi dengan menyoroti aspek praktis dan tantangan klinis dalam pemanfaatan bahan alami di praktik kedokteran gigi sehari-hari.

 

“Pemanfaatan bahan alami seperti asam maleat dari aloe vera adalah langkah menarik yang layak dieksplorasi lebih lanjut, baik dari sisi ilmiah maupun klinis,” ujarnya. Antusiasme peserta tampak dalam sesi diskusi, dengan berbagai pertanyaan kritis yang menunjukkan ketertarikan terhadap pendekatan alternatif dalam perawatan estetik gigi.

 

Program dosen tamu ini menjadi wujud nyata komitmen FKG USU dalam menghadirkan wawasan baru, berbasis penelitian terkini, guna memperkaya proses belajar-mengajar di lingkungan kampus. Para peserta menyampaikan harapan agar kegiatan serupa terus digelar secara berkala untuk memperkuat eksposur mahasiswa terhadap pendekatan-pendekatan inovatif di dunia kedokteran gigi.

 

Dengan semangat kolaboratif dan semangat eksplorasi ilmiah yang tinggi, FKG USU terus membuka ruang bagi kehadiran para pakar nasional maupun internasional demi mendukung kualitas akademik yang unggul dan relevan dengan perkembangan zaman.